Selasa, 28 November 2017

Soal Ujian Nasional Tahun 2017

https://www.dropbox.com/sh/sp87gxw6s1ywsj7/AACiuAkipoeFH3XXzMkP904aa?dl=0

Kado Buat Guru

(copy dari group WA)

"KADO UNTUK TEMAN YANG PROFESI GURU"

Dalam minuman 'KOPI' ada 3 unsur diantaranya :

        Kopi 
            Gula
                 Rasa

Kopi  adalah Orang tua
Gula adalah Guru
Rasa  adalah siswa

Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?

Gula lah yang disalahkan karena terlalu sedikit,
hingga "rasa" kopi menjadi pahit

Jika kopi terlalu manis
Siapa yg disalahkan?

Gula pula yang disalahkan karena terlalu banyak,
hingga "Rasa" kopi menjadi manis

Jika takaran kopi dan gula seimbang, sehingga rasa yang tercecap menjadi nikmat,
Siapa yg di puji...???

Tentu semua akan berkata:
Kopinya mantaaap.................!!!!!

Kemana gula???
Dimana gula???
yang mempunyai andil membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap!!!

Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu manis maka dia akan dipersalahkan

Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu pahit maka dia pula yang akan dipojokkan

Tetapi,
Ketika "rasa" mantap,
Ketika siswa berprestasi,
Maka orang tua lah yang akan menepuk dadanya:
"Anak siapa dulu"

Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....

Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...

Akan tetapi apabila berhubungan dengan penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA

Begitulah HIDUP....
Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah disebut Orang,
Tapi sedikit saja khilaf salah dilakukannya, maka akan dibesar-besarkan!!!

IKHLAS lah seperti GULA...
LARUT lah seperti GULA...

Tetap SEMANGAT memberi KEBAIKAN...
Tetap SEMANGAT menyebar KEBAIKAN..

Karena KEBAIKAN tidak UNTUK DISEBUT...

Tapi untuk DI RASAKAN

 Banggalah jadi guru
 
Selamat Hari GURU πŸ’πŸŒ·πŸŒΉπŸŒΊπŸŒΈπŸŒΌπŸŒ·πŸŒΉπŸ˜πŸ˜πŸ˜˜πŸ‘⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐

Ingin Bebas dari Riba

dicopy dari group WA

HIDUP DIKEPUNG RIBA TAPI KITA TIDAK MENYADARINYA

  Ψ§Ω„Ψ³َّΩ„Ψ§َΩ…ُ ΨΉَΩ„َيْΩƒُΩ…ْ وَΨ±َΨ­ْΩ…َΨ©ُ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ وَΨ¨َΨ±َΩƒَΨ§ΨͺُΩ‡ُ

RIBA πŸ‘‰ semua utang yg menghasilkan manfaat,itu riba.
Jika utang 1000 & hrs kembalikan 1.200 maka yg 200 itu RIBA.

πŸ“‹Fatwa MUI no 1 th 2004
HARAMNYA BUNGA dlm praktek bank -asuransi - leasing - pasar modal - koperasi - individual (rentenir).

Sdh diharamkan tapi kok msh ada?
πŸ‘‰Karena ulama tdk memegang kekuasaan.
πŸ‘‰Tidak ada tempat di TV utk ustadz yg ahli fiqh muamalah.

ANCAMAN DOSA RIBA
πŸ”… "Rasulullah melaknat pemakan riba (rentenir), penyetor riba (nasabah), penulis transaksi (sekretaris) & 2 saksi yg menyaksikan. Mereka semuanya sama dlm dosa." (HR. Muslim)
πŸ‘‰DILAKNAT OLEH RASULULLAH

πŸ”…Abu Hurairah: "Riba adalah 73 dosa, yg paling ringan berzina dgn ibunya." (HR. Ibn Majah)

πŸ”… "1 dirham riba yg dimakan dlm keadaan dia mengetahuinya lbh buruk drpd 36x berzina."

πŸ”… "Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa."

Makin Gemetar πŸ‘‰ πŸ“– QS. Al Baqarah 279
"Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya."

Blm pernah Allah menantang perang kecuali pd PELAKU RIBA.

CIRI-CIRI ORANG BAIK

CIRI-CIRI ORANG BAIK
(copy dari WAG)

1. Orang Baik cenderung LEBIH BANYAK TERSENYUM. Percaya atau tidak, kebaikan seseorang bisa ditunjukkan dari cara dia tersenyum. Mengapa? Karena semakin banyak orang tersenyum, maka Hawa Positif akan bertebaran disekitarnya .Selain itu, dengan tersenyum, orang akan terkesan lebih ramah & bisa dipercaya

2. Pikiran-pikiran negatif seperti iri hati & dengki jarang menghinggapi orang baik.Orang Baik akan selalu MENANAMKAN PIKIRAN POSITIF dalam hidupnya. Bahkan saat dia mengalami masa-masa sulit sekalipun sehingga akan menyebarkan suasana nyaman.

3. Orang Baik biasanya lebih sering MENYAPA DULUAN. Orang baik tidak akan keberatan untuk menyapa semua orang, bahkan terhadap orang yang berbuat jahat padanya sekalipun. Orang baik selalu terhindar dari rasa menjadi orang penting, ingin dicari dan dibutuhkan. Dia biasanya tidak membutuhkan pengakuan orang atas kinerjanya selama ini.

4. Orang Baik TIDAK INGIN MENUNJUKKAN BAHWA DIA BAIK. Tapi orang jahat akan selalu membangun citra baik untuk (kekurangan) dirinya.

5. Orang Baik selalu PINTAR MENGENDALIKAN EMOSI. Mereka terlihat sangat sabar & toleran. Tidak mengutamakan kepentingan diri sendiri.

6. Orang Baik akan bercerita atau MEMBAGIKAN HAL-HAL YANG BERMANFAAT dengan tujuan memberi tahu. Bukan untuk menggiring opini publik bahwa hanya dirinyalah yang benar.

7. Orang Baik selalu menghafal 3 kata sakti. Yaitu MAAF, TOLONG, dan TERIMA KASIH.

8. Orang Baik tidak akan keberatan untuk mengakui kelebihan orang lain. Apalagi jika dia merasa bersalah. Mereka tidak akan segan-segan untuk MEMINTA MAAF DAN MEMPERBAIKI KESALAHAN. Berbeda dengan orang jahat yang memiliki gengsi tinggi & menganggap dirinya selalu benar. Jangankan mengaku salah, menganggap orang lain berprestasi saja gengsi, Ada saja alasan untuk mencari kesalahan serta untuk menjatuhkan orang lain.Semoga kita bisa melatih diri menjadi orang sabar dalam menghadapi setiap kejahatan dan perilaku orang jahat. "MEMANG BAIK MENJADI ORANG PENTING, TAPI JAUH LEBIH PENTING MENJADI ORANG YANG BAIK"
Semoga Bermanfaat.

Yuuuk ... Kita sama2 berusaha u/menjadi dan terus menjadi

ORANG YANG BAIK
πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ‘πŸ‘πŸ™πŸ™πŸ˜
Aamiin....

In Syaa Allah yg sedang baca postingan ini adalah orang baik dan mulia hatinya😊😘

Motivasi dan Hari Guru

4 KATA YANG PANTANG DIUCAPKAN UNTUK MERAIH HIDUP MULIA SEJAHTERA

1. Saya tidak bisa

Ketika kita berkata: "Saya tidak bisa", maka pintu pikiran Anda tertutup untuk mencari jalan dan mencoba alternatif lain. Sebaliknya jika kita berkata: "Saya bisa", ini membuat kita memeras otak dan berusaha mencari jalan keluar.

2. Tidak mungkin.

Orang-orang yang sering berkata: "Tidak mungkin" akan menutup berbagai pintu keajaiban. Dengan sikap seperti itu akan sulit meraih sesuatu yang hebat. Karena hampir segala sesuatu yang kita nikmati hari ini adalah sesuatu yang mustahil di hari kemarin. Selalu ada keajaiban setiap hari, bagi orang yang percaya. Sesungguhnya Ia telah membuka pintu bagi kita.

3. Saya sudah tahu.

Setiap kali kita mengucapkan: "Saya sudah tahu", sebenarnya kita sedang menutup pintu pembelajaran, sehingga kita tidak lagi berusaha untuk mempelajari hal-hal baru. Padahal dalam kehidupan selalu ada hal baru yang dapat kita pelajari.

4. Nanti saja.

Setiap kali kita menunda suatu pekerjaan dengan berkata: "Nanti saja", berarti pekerjaan kita akan semakin menumpuk, demikian juga apabila kita menunda meraih suatu kesempatan, mungkin saja kesempatan itu tidak akan datang untuk kedua kali, atau bisa saja kesempatan itu telah diambil oleh orang lain.

Semoga bermanfaat, dan semoga semua makhluk berbahagia.