Selasa, 16 Januari 2018

๐Ÿšจ _*DUNIA KESEHATAN*_ ๐Ÿšจ
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

*_Info sehat_*
_Pembuluh darah kita *setelah sekian lama mengalirkan darah,* kemungkinan akan terjadi *pengerakan pada dindingnya,* apalagi dengan gaya makan yang tidak sehat._
_Kerak yang terbentuk pada dinding pembuluh darah bisa *membentuk 5 kemungkinan jenis plak.*_

_Yaitu :_
*1* _Plak *Kolesterol*,_
*2* _Plak *Asam Urat*,_
*3* _Plak *Gula Darah*,_
*4* _Plak *Trigliserida*,_
*5* _Plak *Racun*._

_*Jika seseorang pada suatu saat mengalami kadar asam urat tinggi pada darahnya*, kemudian sembuh dengan obat-obatan dokter dan hasil test lab kadar asam urat darah sudah normal lalu dinyatakan sehat._
_Tetapi tidak demikian dengan saluran pembuluh darahnya *karena mungkin sudah ada plak asam urat* yang menempel_.
_*Plak ini bisa terlihat dengan scan, tapi tidak tercermin dari pemeriksaan darah.*_
_*Demikian juga dgn plak-plak yang lainnya mungkin sudah ada terbentuk didinding pembuluh darah.*_
_*Jika* suatu saat *plak-pihak ini* copot lalu *mengalir ke arteri jantung* dapat terjadi penyumbatan, *akibatnya adalah serangan jantung*_
_*Jika plak* yang copot tersebut *mengalir ke arah otak* dan menyumbat maka terjadilah *stroke.*_
 _*Jika plak-plak tsb* terbentuk *di arteri jantung* yang jadi menyempit sehingga *otot jantung kekurangan sirkulasi darah dan O2*, biasanya ini akibat *plak kolestrol,* maka terjadi penyakit *jantung koroner.*_

_*Maka untuk sehat perlu dijaga kelancaran aliran darah, pembuluh darah yg bersih bebas plak.*_

_*Cara alami utuk menyehatkan pembuluh darah* dapat dengan *konsumsi makanan sehat alami secara rutin tiap hari* ๐Ÿ๐Ÿ‡๐Ÿ‰๐ŸŒ๐Ÿ‹๐ŸŠ dan *menghindari makan tdak sehat* seperti goreng-gorean, lemak tinggi, dll._ ๐ŸŒญ๐ŸŸ๐Ÿ”๐Ÿค๐Ÿ–๐Ÿ—๐Ÿง€๐Ÿ•

_Untuk :_
 ■ _*Plak kolestrol* bisa dilunturkan, paling ampuh dengan *air jahe.*_
■ _*Plak Asam Urat* dilunturkan paling ampuh  dengan *wortel segar 1 batang/hari (air kelapa tua, pepaya, nenas* sebagai alternatif)._

■ _*Plak Gula darah* dengan *bengkoang segar*, *(pepaya, semangka* sbg alternatif)._

■ _*Plak Trigliserida* dengan *air kelapa tua,* *(air kencur, semangka sebagai alternatif).*_

■ _*Plak Racun* dengan air *akar alang alang*, dan *kentang kukus* (bukan rebus)._

_Syaratnya *makan makanan sehat secara segar bersama ampasnya :*_

☆ _Untuk Kentang dikukus bersama kulit, makan 1 butir perhari, kulit dikupas saat makan._ 

☆ _Untuk *air jahรจ/kencur dibuat* dengan cara jahรจ/kencur ukuran sejempol dikupas bersihkan, digeprรจk_.
_Rebus 1 gelas air sampai mendidih, lalu cemplungkan jahรจ/kencur sambil kecilkan api, tunggu sampai 30 detik lalu matikan. Jangan terlalu lama merebusnya agar enzymnya yang berkhasiat tetap ada._

☆ _Untuk *Membuat Air akar alang-alang,*: 1 batang alang-alang ukuran minimum 20 cm digeprรจk, direbus dengan air 1 gelas seperti cara merebus jahรจ/kencur tetapi waktunya hanya 15 detik saja agar enzymnya yang berkhasiat tidak hilang_.

_*Semoga bermanfaat.*_

_Maaf..tak ada maksud mengurangi rasa hormat pada para dokter / pakar di group ini_

*_``Jadikanlah makanan sรจhat sebagai obat, jangan obat-obatan menjadi makanan.``_*
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hikmah Sakit

*"Copy WAG"*                                                 *TENTANG SAKIT*
Suatu hari Rasulullah  SAW kedatangan seorang bapak dan anak gadisnya. Bapak tersebut meminta Rasulullah SAW untuk menikahi anak gadisnya dan mengatakan bahwa anak gadisnya merupakan anak yang sangat luar biasa dimana anaknya *sejak kecil sampai sekarang tidak pernah sakit*

Rasulullah SAW tersenyum dan beliau diberitahu oleh Malaikat Jibril untuk menolaknya karena *tidak ada kebaikan* dalam diri anak gadis itu.

Sungguh luar biasa makna dari sakit, ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita itu mendatangkan berbagai kebaikan.
Bahkan sebagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit dipastikan orang tersebut sedang dicintai Allah...

Sakit kalau kita sikapi dengan positif:

*Sakit itu "Zikrullah"*

Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

*Sakit itu "Istighfar"*

Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah diperbuat, sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah.

*Sakit itu "Tauhid"*

Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

*Sakit itu "Muhasabah"*

Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

*Sakit itu "Jihad"*

Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah akan tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

*Sakit itu "Ilmu"*

Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri utk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

*Sakit itu "Nasihat"*

Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar.
Allah cinta dan sayang keduanya.

*Sakit itu "Silaturrahim"*

Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

*Sakit itu "Penggugur Dosa"*

Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokan dosa-dosa.

*Sakit itu "Mustajab Do'a"*

Sesungguhnya doa orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menengok yang sakit disamping kita mendoakan maka mintalah doanya.
Imam As-Suyuthi  selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

*Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"*

Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau. Dosa yang lalu disesali dan mohon ampunan.

*Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis"*

Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

*Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah"*

Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.

*Sakit itu memperbaiki "Akhlak"*

Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu'.

Dan pada akhirnya *"SAKIT"* membawa kita untuk selalu ingat akan *"KEMATIAN"*

*Allahumma Rabbannas az hibil ba'tsa... Isyfii wa anta syaafii', Laa syifaa a illa syifaa uka,  syifaa an laa yughadiru saqamaa....*

Semoga anggota grup ini yg sedang sakit Alloh SWT angkat penyakitnya dan kembali kesedia kala ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป

Kamis, 11 Januari 2018

Bernalar

Siswa Ditantang Bernalar

Ujian akhir SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat tahun ini menantang siswa untuk bernalar lebih luas. Sebagian soal berwujud esai atau uraian. Cara menjawab soal tak lagi terjebak pilihan ganda. Kebijakan ini mendobrak pola lama yang dinilai memasung kreativita

Kompas11 Jan 2018(ELN)

JAKARTA, KOMPAS — Mulai tahun 2018, penyelenggaraan ujian sekolah berstandar nasional diberlakukan pada semua jenjang dari SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat. Para siswa kelas akhir akan disuguhi soal kombinasi dari pemerintah pusat dan guru di daerah masing-masing.

Sebagian soal berformat uraian, tidak melulu pilihan ganda seperti yang berlaku selama ini.

Penyelenggaraan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) ini sebagai upaya memberdayakan guru dalam menjalankan salah satu tugas, yakni mengevaluasi siswa. Pemerintah pusat tetap memiliki peta terhadap kemampuan guru membuat soal dan pencapaian kompetensi siswa secara nasional.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Jakarta, Rabu (10/1), mengatakan, penyelenggaraan USBN sudah dikenalkan pada 2017 untuk tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat. Mulai tahun ini, diberlakukan pula pada tingkat SD.

Berarti, di tingkat SMP dan SMA/SMK sederajat, siswa kelas akhir menjalani ujian nasional (UN) yang soalnya sepenuhnya dibuat oleh pemerintah pusat. Selain itu, siswa SMA/SMK menjalani USBN untuk semua mata pelajaran di luar UN. Pelaksanaan USBN diserahkan ke sekolah, bisa sebelum atau sesudah UN.

Di tingkat SD, siswa menjalani USBN untuk tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Selain itu, ujian sekolah untuk mata pelajaran lainnya.

”Lewat penyelenggaraan USBN, pemerintah ingin memberdayakan guru dalam pembuatan soal dan evaluasi. Dengan demikian, guru dapat memastikan siswa mencapai kompetensi lulusan yang diharapkan,” kata Muhadjir.

Menurut dia, penilaian siswa merupakan wewenang guru/sekolah. Dengan meningkatkan mutu USBN, memberi ruang yang besar pada otonomi guru dalam menilai siswa.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Totok Suprayitno mengatakan, selama ini, umumnya ujian yang dihadapi siswa berbentuk pilihan berganda. Akibatnya, siswa cenderung spekulatif dengan menebak-nebak jawaban yang benar.

”Di USBN, kami minta guru membuat soal esai atau uraian. Porsinya 10 persen dari keseluruhan soal. Pembiasaan mengerjakan ujian esai diharapkan bantu siswa terbiasa bernalar dan berargumentasi,” katanya.

Totok menyadari kondisi guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk tingkat SD serta Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk tingkat SMP/SMA/SMK beragam. Untuk itu, pemerintah pusat menyiapkan kisi-kisi soal sebagai panduan bagi guru di daerah dalam merakit soal. Para guru yang dikoordinasi pemerintah daerah merakit 75-80 persen soal, sedangkan pemerintah pusat menyiapkan 20-25 persen soal. Adapun soal esai disiapkan oleh guru di daerah.

Menurut Totok, dengan melibatkan guru dalam pembuatan soal-soal USBN, sekaligus sebagai pemetaan terhadap kemampuan guru merakit soal yang bermutu. Sejak tahun lalu, para guru dilatih membuat soal-soal ujian yang bermutu. Kemampuan evaluasi guru dipetakan dan dilatih.

”Selama ini, guru tidak terbiasa untuk membuat soal-soal ujian yang bermutu untuk mengukur capaian pendidikan. Hal ini karena soal-soal selalu datang dari pemerintah pusat. Kami harus memperbaiki kondisi ini dengan memberdayakan guru dalam mengevaluasi siswa,” ujar Totok.

SD pun dapat soal esai

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud Hamid Muhammad mengatakan, pelaksanaan USBN di tingkat SD sebenarnya tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

Sejak 2008, siswa SD menjalani ujian akhir yang soalnya dibuat pemerintah daerah dan pusat. Pada 2008-2013 dinamakan ujian akhir sekolah berstandar nasional, lalu diubah jadi ujian sekolah/madrasah. Mulai tahun 2018, namanya menjadi USBN. Untuk pertama kalinya, siswa SD diperkenalkan dengan soal uraian di USBN perdana ini.

Pada Februari 2018, para guru yang tergabung dalam KKG dan MGMP di setiap kabupaten/kota membuat soal-soal USBN. Penyusunan soal yang terstandar sudah diperkenalkan kepada guru dalam pelatihan sejak tahun lalu.

Hamid mengatakan, anggaran USBN sudah dialokasikan dalam bantuan operasional sekolah (BOS). ”Kami akan pastikan agar pencairan dana BOS tidak terlambat lagi supaya jangan menghambat penyelenggaraan USBN di sekolah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan Bambang Suryadi mengatakan, sejak 2015, UN tidak lagi sebagai penentu kelulusan. Dengan demikian, USBN menjadi sangat strategis untuk menentukan kelulusan siswa, selain syarat lainnya, seperti menuntaskan semua pembelajaran dan mendapat nilai minimal baik untuk pendidikan karakter.

”รœSBN ini dinilai oleh satuan pendidikan (sekolah). Para guru harus memastikan siswa menguasai kompetensi sesuai jenjang,” kata Bambang,

Secara terpisah, pendiri Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Najelaa Shihab, mengatakan, penyelenggaraan USBN harus jelas fungsinya, apakah sebagai alat ukur atau untuk hal lain. Selain itu, penggunaan data USBN untuk kepentingan siswa, guru, sekolah, ataupun daerah bentuknya seperti apa.

”USBN cenderung heboh tentang penyelenggaraannya. Namun, tujuan kenapa kita harus melakukan USBN dan seberapa besar pemanfaatannya sering luput dari perhatian,” ujar Najelaa, yang juga pendiri Sekolah Cikal.

Menurut dia, perlu ada kajian mengenai evaluasi secara keseluruhan. Sebab, metode yang dipakai untuk setiap jenjang itu sama. Misalnya, ujian berstandar nasional pada SD, SMP, dan SMA/ SMK. Padahal, dari tahap perkembangan di setiap jenjang, format itu tepat belum tentu tepat.

Jumat, 29 Desember 2017

Pribadi Abdul Somad

*Renungan Senja*

Ustadz ABDUL SOMAD: THE PHENOMENON

Oleh: DR. Moeflich Hasbullah
Pakar Sejarah Islam, Dosen UIN Sunan Gunung Djati

Lelaki muda Riau kurus ini, kini sudah jadi fenomena. Fenomena dalam gerakan Islam Indonesia kontemporer. Bisa dikatakan, ia fenomena baru pasca Habib Rizieq. Bedanya, Rizieq pemimpin pergerakan (FPI) dan penggerak massa, Abdul Somad pendakwah, da'i, muballigh. Kedua-duanya ulama berkharisma. Rizieq seorang habib, Abdul Somad bukan. Dua-duanya berwatak keras, bersuara lantang, ucapannya tegas dan wawasan keislamannya luas. Kelebihan Abdul Somad dari Rizieq adalah penguasaan sumber kitab-kitab klasiknya lebih lengkap.

Dalam diri Abdul Somad, banyak kelebihan yang merupakan gabungan dari beberapa sosok ulama-muballigh masyhur di Indonesia. Lebih dari KH. Zainuddin MZ, Abdul Somad menguasai sumber-sumber klasik Islam atau kitab kuning sebagai sumber keilmuan dakwahnya. Bila Zainuddin MZ hafal membacakan teks Arab dakwahnya, Abdul Somad dengan nama kitabnya, nama pengarangnya, teks kalimatnya dan konteks kitab yang dikutipnya itu. Dan dalam penyebutan itu, ia hampir tidak pernah ada jeda berpikir dulu, daya ingatnya luar biasa, informasi sumber kitab langsung mengalir dari ingatannya. Kalangan ulama, kyai, habaib, ustadz dan muballigh angkat topi atas penguasaan sumber-sumber kitab klasiknya, semuanya hormat.

Yang unik dari Abdul Somad adalah hubungannya dengan NU. Dia orang NU tapi tidak seperti ulama-ulama NU lainnya yang umumnya berseberangan dengan mainstream atau dengan umat di luar NU. Pikiran Abdul Somad tidak mewakili NU tapi mewakili independensi keilmuan dirinya dan umat Islam. Abdul Somad orang NU tapi membenarkan khilafah dengan dasar kutipan kitabnya yang kuat dan juga simpatik pada Erdogan, bahkan mengidolakannya, yang rata-rata orang NU tidak suka.

Bila dikelompokkan dengan ulama NU lainnya, mungkin ia sejalur dengan KH. Hasyim Muzadi yang ketegasannya sama. Suara keduanya mewakili umat Islam bukan hanya mewakili NU, tapi di NU tetap diterima. Hasyim di jajaran ulama senior, Abdul Somad yunior.

Di kalangan para habib NU, Abdul Somad juga diterima karena kedalaman ilmunya. Ia diundang ke halaqah habaib NU diberi kesempatan bicara yang menunjukkan ke NU-an Somad dan sebelumnya dengan takzim mencium tangan Habib Umar bin Hafidz dan Habib Luthfi Yahya yang kharismatik.

Mungkin Abdul Somad lebih mewakili NU garis lurus bersama Gus Nur tapi beda popularitas, wawasan dan kematangan emosi. Kematangan emosinya Somad bahkan jauh dibandingkan dengan Ketua PBNU sendiri, Aqil Siraj. Tak heran, sebagian kalangan NU ada yang mengharapkan Abdul Somad memimpin NU menggantikan Aqil Siraj. Prediksi saya, bila itu terwujud, citra NU di masyarakat Muslim non NU akan jauh membaik yang selama ini seolah selalu menempatkan diri harus selalu berseberangan dengan gairah keislaman baru yang sedang berkembang.

Di luar NU, Abdul Somad juga pernah sowan ke Amien Rais di Yogyakarta yang merepresentasikan pemimpin senior Muhammadiyah, profesor dan cendekiawan Muslim senior yang tetap konsisten di sayap kritis atas penyelenggaraan pemerintahan. Dengan tawadhu dan pengakuan, kepada Prof. Amien Rais, Abdul Somad meminta nasehat dan Amien Rais pun memberinya nasehat agar Abdul Somad berhat-hati untuk tidak menjadi ulama yang datang ke penguasa dan mengetuk-ngetuk pintu istana.

Bukan mustahil, sarjana alumni Mesir dan Maroko yang kurus, cerdas, tegas, berilmu dan independen ini, akan menjadi pemimpin alternatif Islam Indonesia masa depan yang diterima semua golongan. Sosoknya jarang ada pada ulama-ulama lain yang selama ini dikenal. Ceramah-ceramahnya padat ilmu dan humor-humornya segar. Ia tegas tapi fleksibel, militan tapi juga kultural.

Dalam diri Abdul Somad ada kultur NU, ada kemajuan Muhammadiyah, ada nahyi munkar FPI, ada aspirasi para habaib, ada penerimaan pada khilafah bahkan ada nuansa salafi-nya. Lengkap sudah ulama yang satu ini dan, sekali lagi, bukan mustahil, inilah sosok pemimpin Islam Indonesia masa depan yang selama ini sulit dicari!!

Wallahu 'alam.

28-12-2017

*Sumber: fb penulis

Copy WA

Selasa, 26 Desember 2017

Waspadai LGBT

Tulisan dr Ani Hasibuan, ahli syaraf di RSCM, srmua tulisan nya di banned oleh FB karena semua seputar bahaya LGBT.

Silahkan disimak sebagai ilmu tambahan kita sebagai orang tua, sbb :

Sekedar berbagi cerita dari poli saraf utk ibu2, spy kita semakin gencar menjaga lingkungan keluarga, lingkungan tempat tinggal, n lingkungan sekolah

Sebab LGBT itu PREDATOR, mereka SANGAT AGRESIF. N kini, kita semua tau, mereka didanai oleh PBB n taipan2 kelas dunia. LGBT itu agenda zionisme, utk mewujudkan dunia satu komando (NEW WORLD ORDER)

Sejak 1997 sy berurusan dg para gay. Smp hari ini, belum pernah absen. Mereka pasien terbanyak HIV yg sy tangani. Yg hidup tinggal beberapa siy. Barusan suster sy lapor ada lagi yg meninggal 3 hari lalu, dg kriptokokus meningitis (infeksi jamur di otak)

Dari pengamatan sy,  Gay itu ada “kasta”nya
Ada yg dominan, biasanya yg punya uang n lbh tua secara umur, ada yg submissif, klu sy perhatikan, semacam “piaraan”. Piaraan ini berkasta juga, ada anak muda putih bersih klimis dari kalangan keluarga menengah, ada juga yg kelas sandal jepit (bukan yg harga 18 ribu ya ๐Ÿ˜”). Perlakuan dari yg dominan pd piaraan juga berbeda sesuai KW piaraan. Yg KW ori diperlakukan sgt istimewa. Waktu sy kerja di klinik hiv rscm, pernah dpt pasien mhsw univ swasta terkenal di jakarta, yg kena meningitis kriptokokus (jamur otak). Orang tuanya pekerja petrol, tinggal di dallas, US. Dia disini tinggal sendiri. Anaknya tampan, klimis, n kelihatan anak baik. Dominannya sering ikut mengantar klu kontrol. Jangan kaget ya, dominannya ini seorang AKTIVIS LSM ANTI-HIV. Itu klu si pasien sy ini mengeluh sakit kepala, si dominan ini mengelus2 punggung si submissif smbl bilang “sakit ya sayang? Yg mana yg sakit? Sabar ya sayang..” (untung sy msh setia pd sumpah hipocrates, klu sy berkhianat, si dominan itu mau sy suntik fentanyl 1000 cc biar mokat). Tapi sy prnh juga dpt seorg dominan yg kena infeksi di medulla spinalis, spondilitis TB, jd lumpuh kedua kakinya tiba2. Pas dirawat, submissifnya datang menemani. Itu dibentak2, gak ada sayang2, si submissif ini tampilannya siy kelas sandal jepit. Manggil dominannya “abaaaang..” (jijik ya dengarnya)
Ada juga piaraan bayaran. Satu pasien sy asal jogja (skrg sdh meninggal dg toksoensefalitis; bisul di dalam otak krn kuman tokso yg srg nempel di badan kucing, anjing) mengaku dia bayaran. Di”piara” seorg aki2 cina utk bayaran 1000 smp 2000 USD per bulan. Wang nya dia kirim ke jogja utk anak n istrinya ๐Ÿ˜ฉ. Dia ini sejatinya bukan gay. Jd semacam pelacur lelaki. Kerja sbg caddy lelaki di satu lapangan golf di tangerang. Waktu ketahuan hiv n tokso, nangis meraung2, selama dirawat baca Qur’an terus, kalau sy periksa, sll terisak2 n bilang menyesal. Pas ketemu bininya, sy yg berkaca2. Sebab bininya perempuan berhijab rapi dg dua balita yg juga berhijab.
Ada juga gay kakak adik. Sejak kecil dikasih satu kamar n satu ranjang oleh emak bapaknya. Pas gede, tau2 yg kakak kena kripto. Dicek hiv positif, ditanya pasangannya siapa, dia bilang adiknya. Pas adiknya dicek, positif juga hiv nya. Kedua2nya sdh meninggal, dlm satu ruang rawat yg sama. Ayahnya smp anak2 itu dikubur pun gak pernah mau datang nengok...

Hati2 dg anak2, ajarkan mereka utk bertindak agresif klu ada yg coba2 menggoda (gay), jangan kasih ampun, langsung pukuli beramai2. Pengalaman sy dari anak2 yg kena goda para penyuka anus ini, mereka makin agresif klu yg digoda diam atau menunjukkan rasa takut. Tapi langsung berhenti kalau yg digoda langsung main fisik. (Beberapa anak muda yg digoda gay konsultasi ke sy bersama ortunya). N bila anak bepergian, jangan ijinkan kalau sendirian. Usahakan beramai2, spy nyalinya tdk ciut klu ada gay yg dtg menggoda. Mereka bisa tawarkan apa sj, bisa uang, bisa ancaman, bisa bujuk rayu. Dari wawancara dg pasien2 gay, mereka ini tadinya SEMUA pernah mengalami anal seks, sebagian besar secara paksa. Setelahnya mereka akan sgt dijaga n ditemani oleh kelompok gay. Pergaulannya diganti jd pergaulan gay, dst.

Cerita gay SEMUA TRAGIS... belum pernah sy dengar yg berakhir spt di cerita fairytopia... misalnya berakhir kayak Cinderella... kisah para gay berakhir  dengan tokso, kripto, TB, pnemonia, kandida, dan diujungnya, mati sendirian tanpa didampingi kaum nya...
sy gak ngerti knp pemerintah abai pd mslh ini... sejak 1997, prof sjamsurijal gak capek2nya mengingatkan, tapi faktanya, mereka semakin banyak...

Smoga Allah senantiasa melindungi kita n generasi penerus bangsa ini dari kezhaliman orang2 yg zhalim, amiin

#semoga bermanfaat
#copasgroupwa